Desa Terbaik Indonesia Tahun 2018

Foto: Kemendes PDTT

Desa Ngroto,  Kecamatan Pujon, menancapkan eksistensinya di kancah nasional. Ngroto menjadi desa terbaik sekaligus menduduki peringkat pertama di antara 100 desa menurut indeks desa membangun (IDM) Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT). 

Raihan yang dicapai Ngroto tersebut tidak serta merta hadir. Ada proses panjang yang membuat wilayah dengan luas sekitar 328,384 hektare (ha) itu kini menjadi desa mandiri. 

Tahun 2014,  Ngroto hanya berstatus desa berkembang dengan nilai IDM 0,64 atau 64. Hanya butuh sekitar 4 tahun,  Ngroto menjelma jadi desa mandiri dengan nilai IDM 94 atau 0,94. Tentunya raihan tersebut tidak lepas dari komitmen Pemerintah Kabupaten Malang dalam melakukan intervensi positif untuk mengembangkan potensi di Ngroto. 

"Pujon pada umumnya terus bergerak untuk membangun dirinya. Melalui sektor pertanian dan perkebunan serta didukung pariwisata berbasis masyarakat. Hasilnya tingkat kesejahteraan masyarakatnya juga ikut terkerek naik," kata Dr H Rendra Kresna, bupati Malang, kepada MalangTIMES. 

Peningkatan kesejahteraan ekonomi secara langsung juga membuat indeks ketahanan sosial dan ekologi atau lingkungan hidup juga naik. "Pengikatnya adalah keselarasan program antara pemerintahan dengan masyarakat. Hal ini membuat program desa,  daerah dan pusat tersinkronisasi," ujar Rendra yang juga sempat hadir saat United Cities and Local Governments Asia Pacific (UCLG Aspac) atau organisasi pemerintah daerah se-Asia Pasifik memberikan bantuan ke Pasar Mantung,  Ngroto,  Pujon, berupa program integrated resource recovery centre (IRRC) atau pemanfaatan limbah dari kegiatan di pasar. 

Bantuan tersebut  secara langsung memosisikan Ngroto sebagai satu dari dua daerah di Indonesia yang ditunjuk menjadi pilot project program persampahan di UCLG Aspac.

Kepercayaan UCLG Aspac tersebut didasarkan pada tingkat kepercayaan masyarakat kepada pemerintah setempat. "Artinya pola perencanaan desa dengan di atasnya sinkron. Ini bisa berjalan apabila adanya kepercayaan pemerintah desa dan masyarakat terhadap program tingkat kabupaten," ujar Suwadji, kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Malang, pada kesempatan berbeda. 

Sinkronisasi inilah yang mengantarkan Ngroto menjadi desa terbaik nasional dan berada di puncak desa lainnya yang ada di Indonesia tahun 2018. "Desa Ngroto bisa mengungguli beberapa desa di Jawa Tengah,  Sumatera Barat,  Bengkulu,  Bali dan juga beberapa desa di Jawa Timur," ujar Suwadji yang menyampaikan pula bahwa dari 10 desa terbaik di Indonesia, jejak nilai IDM Ngroto tahun 2014 adalah yang terendah dibandingkan lainnya. 

Tercatat,  nilai IDM Ngroto tahun 2014 hanya 0,64. Sedangkan desa lainnya yang masuk di 10 besar paling rendah kedua adalah Desa Gondang, Gandusari, Blitar dengan nilai IDM 0,68 pada tahun yang sama. "Ini bukti adanya kerja keras seluruh elemen serta dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Malang dengan visi misinya, Madep Manteb Manetep," imbuhnya. 

Urutan 100 desa terbaik di Indonesia tahun 2018 adalah sebagai berikut : Ngroto,  Pujon,  Kabupaten Malang,  di peringkat pertama. Disusul Gondang,  Gandusari, Blitar, serta di bawahnya ada dua desa dari Jawa Tengah (Jateng). Yaitu Munggur,  Mojogedang dan Ngringo,  Jaten, yang keduanya berada di Kabupaten Karanganyar. 

Peringkat kelima Blitar melalui Desa Sukosewu, Gandusari, kembali bertengger. Tiga urutan di bawahnya diraih desa-desa dari luar Jawa,  yaitu Bengkulu, Sumatera Barat dan Bali. Sedangkan di dua posisi terakhir 10 desa terbaik,  ada Desa Belik,  Kabupaten Pemalang, Jateng, dan Desa Jajar, Talun,  Blitar.

sumber berita: www.malangtimes.com

461803kotakhitamid.jpg